Inovasi YSK-VICTORY : Gagas Peningkatan Kompetensi ASN Demi Pelayanan Publik di Sulawesi Utara

Sulawesi Kini, Manado – Perubahan lingkungan, teknologi digital dan ekspektasi publik terhadap inovasi pelayanan publik kini terus terjadi. Pemerintah baik pusat hingga daerah pun harus bisa adaptif terhadap perubahan dalam menjalankan roda pemerintahan dengan menyelaraskan kapasitas dan kompetensi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara (Sulut), Tahlis Gallang SIP MM kala membuka Rapat Koordinasi Pengembangan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sulut, Senin 26 Oktober 2026 di Aula Integritas BPSDM Sulut.

“Pengembangan kompetensi ASN kini bukan lagi sekadar rutinitas administratif, melainkan sebuah tuntutan untuk berbenah dan berinovasi di tengah dinamisnya perubahan lingkungan, teknologi digital, dan ekspektasi publik. Karena itu, pengembangan kompetensi harus diarahkan untuk membentuk aparatur yang profesional dan adaptif, guna memberikan kontribusi nyata bagi organisasi serta kualitas pelayanan masyarakat,” tutur Sekprov Tahlis.

Sekprov Tahlis menambahkan, kerangka pengembangan kompetensi
berbasis kebutuhan ini berlandaskan kuat pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.

Regulasi ini secara mendasar mengubah paradigma pengelolaan SDM aparatur, dengan menetapkan pengembangan kompetensi sebagai hak setiap ASN melalui pemenuhan minimal 20 Jam Pelajaran (JP) per tahun.

“Untuk memfasilitasi hak 20 JP tersebut secara merata dan efisien tanpa mengganggu pelayanan publik, pemerintah melakukan transformasi metode pembelajaran melalui pendekatan ASN Corporate University (CorpU). Strategi CorpU mengintegrasikan pengembangan kompetensi e dalam ekosistem pembelajaran fleksibel yang memadukan pelatihan formal, pembelajaran sosial, dan pengembangan langsung di tempat kerja,” urai Sekprov Tahlis.

Atas kesadaran perlunya langkah adaptif ASN untuk pelayanan kepada masyarakat, dan inovasi dalam pengembangan ASN, Pemprov Sulut menggagas gerakan inovatif daerah yakni “ASN BAKU BEKENG PANDE melalui YSK-VICTORY (Your Skill & Knowledge – Your Key to VICTORY: Visionary, Innovative, Competent, Transformative, Outcome-Oriented, Resilient, Yield Impact).

READ  Ini Daftar Pejabat Eselon III dan IV yang Dilantik Gubernur YSK

“Gerakan ini menandai transformasi total ekosistem pengembangan kompetensi ASN di Provinsi Sulawesi Utara, beralih dari pendekatan klasikal yang sekadar berorientasi pada penyelenggaraan pelatihan, menuju ekosistem pembelajaran yang terintegrasi, berbasis kebutuhan kinerja, kolaboratif, adaptif, serta berdampak luas,” jelas Sekprov Tahlis.

Sekprov Tahlis pun berpesan, momentum Rakor ini dijadikan sebagai ruang strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, dan merumuskan langkah konkret dalam mengintegrasikan program ASN Baku Beking Pande serta strategi CorpU di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

“Saya berharap dari Rakor ini lahir kesepakatan bersama yang secara nyata mempercepat terwujudnya ASN ng profesional, kompeten, dan berintegritas demi Kemajuan daerah,” pungkas Sekprov Tahlis.

Kegiatan ini turur dihadiri oleh pejabat eselon II Pemprov Sulut, Sekda Kabupaten/Kota se Sulut dan Kepala BKPP se Sulut.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *