Luncurkan KDKMP, Kopdes Merah Putih se Sulut Diperkuat

Sulawesi Kini, Manado – Komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Utara (Sulut) untuk terus memperkuat eksistensi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih terus diwujudkan.

Sebagai program strategis yang digagas Presiden RI, Prabowo Subianto, program Kopdes Merah Putih ini juga sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan yang menyasar langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, Pemprov Sulut melalui Dinas Koperasi dan UKM Sulut meluncurkan Klinik Sumber
Daya Manusia Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Selasa (28/4/2026).

Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memastikan koperasi tidak hanya tumbuh secara jumlah, tetapi juga berkualitas dari sisi kelembagaan dan sumber daya manusia.

Peluncuran yang digelar secara daring tersebut menghadirkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulut, Tahlis Gallang sebagai keynote speaker.

Dalam arahannya, Tahlis menekankan
bahwa koperasi desa Merah Putih harus menjadi kekuatan ekonomi riil yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Pembentukan koperasi tidak boleh berhen
pada aspek administratif. Yang paling penting adalah bagaimana koperasi ini dikelola secara profesional, memiliki SDM yang kompeten, dan mampu menjalankan usaha secara berkelanjutan,” tegas Tahlis.

Tahlis juga menjelaskan, kehadiran KDKMP dirancano sebagai ruang pembelajaran sekaligus pusat konsultasi yang akan membantu para pengurus koperasi dalam meningkatkan kapasitas manajerial dan kompetensi usaha.

Program ini akan berjalan secara rutin setiap pekan, sebagai bentuk pendampingan berkelanjutan bagi koperasi desa.

“Melalui KDKMP, kami ingin memastikan pengurus koperasi memiliki pemahaman yang kuat tentang tata kelola, pengembangan usaha hingga strategi menghadapi dinamika ekonomi. Ini bukan sekadar pelatihan, tetapi proses penguatan yang berkesinambungan,” ujar Tahlis.

Dalam tahap awal, sebanyak 128 koperasi desa Merah Putih telah terlibat aktif dalam program ini.

READ  Menuju Reformasi Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemprov Sulut Gelar Rapat Asistensi Penataan Jabatan Struktural dan Kelembagaan

Pemerintah menargetkan model pendampingan ini mampu menciptakan koperasi yang mandiri, produktif, dan berdaya saing, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.*

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *