Program “Igay Mononggoba” Pj Bupati Limi Dongkrak Bolmong jadi Daerah Inovatif

Sulawesi Kini, Bolmong – Peningkatan inovasi lewat berbagai kebijakan dan inovasi menjadi salah satu tuntutan setiap daerah di Indonesia, baik pusat, provinsi hingga kabupaten/kota.

Persoalan inovasi ini pun menjadi perhatian khusus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang bahkan telah memasang mekanisme penilaian khusus terhadap Indeks Inovasi Daerah (IID).

Hal ini tertuang dalam Permendagri nomor 104 tahun 2018 tentang penilaian dan pemberian penghargaan terhadap inovasi daerah.

Untuk Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) sendiri, IID pada tahun 2021 lalu masih berada di skor 7,28 dengan predikat kurang inovatif. Namun, terjadi peningkatan signifikan skor IID Bolmong di tahun 2022 yang mencapai angka 44,57 dengan predikat inovatif.

Sekretaris Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bapelitbangda) Pemkab Bolmong, Sucipto Mokoginta mengungkapkan, bahwa peningkatan dari kurang inovatif di tahun 2021 ke daerah inovatif tahun 2022, terjadi karena banyak inovasi yang diinput oleh Pemkab Bolmong dalam sistem yang disiapkan Kemendagri terkait penilaian IID ini.

“Ada perubahan tata cara penilaiannya. Pada skor itu terlihat ada peningkatan drastis, namun itu hanya perubahan tata cara penilaiannya. Akan tetapi, peningkatan dari kurang inovatif ke daerah inovatif itu sudah sesuai dengan SK hasil penilaian dari Kemendagri,” ungkap Sucipto, Minggu 21 Mei 2023.

Sucipto juga membeberkan, ada banyak inovasi yang disampaikan Pemkab Bolmong dalam sistem yang disediakan Kemendagri. Salah satunya yakni program Igay Mononggoba yang diinisasi oleh Penjabat (Pj) Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM di awal memegang nahkoda Pemkab Bolmong tahun 2022 lalu.

“Inovasi itu tidak harus selalu dengan aplikasi. Lewat kebijakan pun bisa. Contohnya, program Igay Mononggoba yang dicetuskan Pak Bupati, itu kita masukan menjadi salah satu aplikasi di tahun 2022 lalu,” tambah Sucipto.

READ  Dapil "Panas", Ini Line Up DCS Dapil Lolayan

Sementara itu, Pj Bupati Bolmong, Ir Limi Mokodompit MM beberapa waktu lalu menegaskan jika pelaksanaan inovasi di Kabupaten Bolmong harus digalakan. Baik melalui aplikasi, mau pun kebijakan strategis dari masing-masing OPD.

“Saya mendorong agar OPD bekerja secara fleksibel dan inovatif. Karena hari ini kita ketahui bersama, transinformasi begitu cepat dengan kehadiran teknologi yang modern. Nah, Pemkab Bolmong harus menyesuaikan dan saya mendorong itu,” tutur Pj Bupati Limi.

Untuk diketahui, pada keputusan Mendagri bernomor 400.10.11-6301.A Tahun 2022 tentang indeks inovasi daerah provinsi, kabupaten, kota tahun 2023 menempatkan Kabupaten Bolmong memiliki hasil tertinggi dibanding 3 kabupaten lainnya di Bolmong Raya.

Penulis : Yadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *