RSU KK go to Akreditasi Paripurna

Sulawesi Kini, Kotamobagu – Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Kotamobagu (KK) telah melewati penilaian akreditasi yang dilaksanakan oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) selama tiga hari sejak hari Rabu 8 Februari hingga Jumat 10 Februari 2023. Tim penilai dari KARS berjumlah dua orang yakni dr Vally Christly Helyawati Ratulangi M.Kes dan Ns Lussy Sidonya Kambey S.Kep M.Kes.

Ada pun pada Jumat 10 Februari 2023, penilaian akreditasi ini telah selesai. Selanjutnya, tim penilai akan mengumpulkan semua dokumen dan hasil pengamatan langsung untuk dirumuskan dan ditentukan hasilnya. Hal ini diungkapkan Ketua Tim Penilai dari KARS, dr Vally Christly Helyawati Ratulangi M.Kes.

“Setelah proses ini, kami akan melakukan scoring. Hasil penilaian itu kami kirim ke KARS pusat. Di sana juga nanti diproses oleh dewan penilai KARS. Setelah dari dewan penilai KARS, hasilnya akan disampaikan kepada Ketua Eksekutif KARS, dari situ penilaian akreditasnya disampaikan ke Kementerian Kesehatan dan Kemenkes yang memutuskan hasilnya seperti apa,” jelas dr Vally.

Sementara itu, Direktur RSU KK, dr Wahdania Mantang yang turut mendampingi tim surveyor dari KARS ini berharap hasil penilaian akreditasi bisa sesuai dengan ekspektasi dan fakta pelayanan yang telah dilaksanakan di RSU KK.

“Harapan kami, setelah proses akreditasi ini, pelayanan kami di rumah sakit umum Kota Kotamobagu bisa lebih baik,” ungkap dr Wahdania.

Hal senada diutarakan Kepala Bagian Administrasi Umum RSU Kotamobagu, Ns Fernando Mongkau S.Kep, M.Kes. Menurutnya, seluruh manajemen RSU KK terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Penilaian akreditasi ini menjadi hal wajib bagi setiap rumah sakit. Dalam penilaian ini, pelayanan terhadap masyarakat menjadi sorotan utama dari tim penilai. Oleh karena itu, seluruh manajemen RSU Kotamobagu terus memaksimalkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” tutur Ns Fernando.

READ  Bupati Sam Sachrul Jajaki Kerjasama Dengan Politeknik Manado, Boltim Bakal Miliki Perguruan Tinggi

Reporter : Yadi Mokoagow

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *